-Inu’s birthday party, JW Marriott, 12 May 2012-
“Ohana means family. Family means, nobody gets left behind. Or forgotten.”
-Lilo & Stitch-
And for that, I love you, kesayangans :‘)
-Inu’s birthday party, JW Marriott, 12 May 2012-
“Ohana means family. Family means, nobody gets left behind. Or forgotten.”
-Lilo & Stitch-
And for that, I love you, kesayangans :‘)
Buat gue, pertemanan yang menyenangkan adalah ketika di mana pun elo berada, asal sama mereka, waktu rasanya nggak pernah cukup, hari nggak pernah jadi basi, dan bahkan cuaca apapun nggak mengurangi hasrat lo buat senyum dan ketawa. Kira-kira seistimewa itulah pertemanan itu.
Dan saking istimewanya, acara piknik sederhana ke tempat wisata sejuta umat sejak jaman dahulu pun nggak pernah jadi garing, karena perginya sama para kesayangan
Mau panas, mau hujan, mau cuma ngedeprok di bawah pohon dan makan di atas gelaran koran, gue nggak berhenti senyum dan ketawa hari itu.
Jadi alkisah ye, untuk merayakan ulang tahun Inyi, si mama semlohayyang jago masak, anak-anak Nyinyirs mencanangkan untuk melakukan piknik di Taman Mini Indonesia Indah. Tempat ini pertama gue injak waktu kelas 5 SD dulu dan kayaknya terakhirnya gue kunjungin pas SMP. Itu pun kalo nggak perlu-perlu amat, rasanya gue nggak bakal ke situ. Sandy malah belum pernah ke situ, hahaha…
Tapi ya karena perginya rame-rame dan atas nama piknik bareng, entah kenapa hawanya kayak mau karyawisata sekolah jaman SD dulu. Bawaannya excited BANGET
Begitu masuk kompleks TMIInya, gue sama Nindya yang satu taksi udah ribut begitu liat kanan-kiri, pengen ke situ dan foto-foto =)) Begitu ketemu yang lain di parkiran, ternyata mereka sama aja ributnya =)) Malah langsung semangat ’45 pengen naik kereta gantung dan euphoria berlebihan pas liat pemandangan di atas =)) Sumpah, gue pas SD jauh lebih cool daripada hari itu =))
*kalangan gampang hepi, masuk TMII aja girang banget =))*
*menuju kereta gantung*
*Naga & Caya yang hepi banget kayaknya naik kereta gantung =))*
Foto dari: Baba & Bubu
Kelar naik kereta gantung, kita lanjut keliling ke museum dan anjungan-anjungan yang kita incer. Sempet numpang ngadem di museum Komodo yang sayangnya sangat tidak terawat menurut gue, terus pose bentar di anjungan Jambi buat dikirim ke Nyinyirs cabang Jambi: Pito. (Ini karena kami semua KANGEN BANGET sama kamu!
), terus naik monorail deh
#HORANGKAYAH: Punya gerbong pribadi =))
Capek ngiter dan udah kepanasan karena mataharinya terik banget, kami semua lalu cari tempat untuk makan siang dan berteduh. Dengan bermodalkan koran bekas yang ditemuin di mobil Adit, piknik pun resmi digelar! =)) Makananannya enak-enak loh! Ada broccoli and cheese buatan Inyi, martabak Kopi dari Nindya, tongkol pedes buatan mamanya Adit, pecel endes dari Cibubur, dan beraneka ragam kue
*abis makan, main balon =))*
*the birthday gurl dengan alat-alat masak idaman
*
Kelar makan, cuaca malah berubah mendung. Tapi karena kita anaknya lincah, jadi ya tancep terus jalan-jalannya =)) Abis makan kita ke istana anak-anak, ke museum ikan air tawar dan museum serangga, terus foto-foto di klenteng Kong Hu Cu, dan ditutup dengan foto-foto di museum Transportasi.
*kalo lagi ditinggal Pangeran William dinas, saya berusaha untuk lebih dekat dengan rakyat* =))))
#dijorokinkebawah
*jamah ikannya, bukan saya*
*Belut listrik. Gede dan elektrik.*
#brbambilwudhu
*bersama para mas-mas ganteng anaknya Ibeth: Mas Hugo dan Mas Nino*
oranye!
*sama Nino yang katanya lagi ngabisin stok cium =))*
*niru pasangan yang foto pre-wed di kereta sebelah =))) tapi ini belum kawin udah beda tujuan =)))*
Ternyata sekarang banyak tempat baru di TMII yang lumayan seru buat dikunjungin rame-rame. Karena tempatnya gede banget, kayaknya kudu dari pagi bener deh ngiternya, itu aja sampe sore udah pliket maksimal =)) Andai aja beberapa tempat lebih bersih dan terawat, terus promosinya dikencengin, TMII bener-bener bisa jadi tempat hiburan yang nyaman buat semua orang, khususnya orang Jakarta yang nggak weekdays nggak weekend liatnya gedung, jalanan macet, sama mall mulu kerjaannya… KAMI DESPERATE INIH PENGEN PUNYA TAMAN YANG KECE!
In the meantime, selamat berkunjung ke TMII yah… Kunjungilah dengan orang-orang tersayang yang otaknya sama-sama geser dan celotehannya absurd, niscaya piknik bersama menjadi piknik Srimulat =)))
I LOVE YOU, NYINYIRS!
Sampai jumpa di piknik selanjutnya!
Salah satu temen terdekat gue yang juga terkenal sebagai si jago masak di Nyinyirs sedang melakukan satu proyek yang dia mulai dari akhir Desember 2011 lalu. Proyek ini dijalankan untuk menandai pergantian umurnya yang akan memasuki usia 30 tahun di tanggal 11 April nanti (2 hari lagi!). Namanya: 30 treats before 30
30 peeps. 30 treats. before 30.
Jadi Inyi ngumumin projectnya ini di twitter beberapa waktu lalu, menyeleksi 30 peminat, dan masakin mereka apaaa aja sesuai yang mereka minta
Lucu yah!
Dan gue si penggila red velvet cupcake ini pun kebagian jatah
Jadilah di suatu Sabtu minggu lalu, sambil makan siang bareng aku dibawain 9 buah red velvet cupcakes buatan Inyi
Senang karena cupcakenya spesial dan rasanya enaaak sekali
Terima kasih, Inyi sayang!
You’re our best Arian cook and I’m the luckiest tukang makan, hihi :*
I never celebrate Valentine nor will I ever, I guess…
But I love the warm feeling it creates on the day. Somehow, people are just seem to be happier…
Okay, example number 1:
Our President Director gave all the women in the office roses, on V-day! Isn’t it sweet? (Not to mention cute)
And my belated funny Valentine, in literal meaning, was just celebrated yesterday
So we “flocked” at Shasy’s house in Bandung. We have planned this in a month time where we agreed to meet up and celebrate everyone whose birthday is on February, plus, the Valentine’s Day itself.
Dressed up in cliche pink, we all shared a very good laugh yesterday
You combine great sense of humor, dirty thoughts, absurd way of thinking, you got us
I say this in such confidence, but yes. We know we are funny =)))) Or “bangke” to be exact =))))
Oh, and good food of course! The more I am with them, the more I realize how good food, similar sense of humor, and well, the blatant chemistry between us brought us together even closer
And kisses! I love it when we always open and end our every session of get-together with hugs and kisses. How we might not be meeting each other that often, but always share the intense warmth every time we see each other again.
Like a family
So please, feast your eyes with these striking pink pictures which moreover display the happiness we shared yesterday. Look at our eyes, look at our smiles, that is what happened when the universe plays its role. It connects us, somehow.
And to you, my wonderful Nyinyirs family. Our name might be unorthodox, but what we share is the most common beautiful thing in the world, love love love!
Thank you, my funny valentine troops!
Love you to bits! :*
Di satu Jumat malam di bulan lalu, The Nyinyirs extended ngumpul bareng di FX.
Tadinya masih pada kalem, makan bareng sambil gosipan di Ta Wan, nggak begitu cuwawakan. Makin malem, makin banyak yang gabung, dan kita semua langsung antri di Inul Vista mau karaokean…
…ternyata antri lama.
Tapi emang dasar belasan orang gila ini nggak bisa dikumpulin jadi satu, yang ada kita malah prelude karaoke dulu di lobbynya. Dengan remote TV lobby dimonopoli oleh Sandy, dan yang duduk di situ either foto-foto, goyang gak jelas, dan ngobrol ngalor ngidul tapi bikin keributan sendiri =)))
Setelah setengah jam lebih berasa kayak di rumah sendiri (dan diliatin tamu-tamu lain =)))), masuklah gerombolan rusuh ini ke ruang karaoke.
Harap dicatat, belasan orang ini dateng dari berbagai generasi dan background, jadi referensi dan preferensi musiknya beda-beda. Tapi tingkat kengeheannya sama semua =)))
JADILAH MALAM ITU INUL VISTA KAYAK LAGI ADA KONSER =)))
Playlist in random order:
1. Ace of Base –> lupa judulnya
2. Westlife –> Uptown Girls
3. Backstreet Boys –> I Want It That Way
bahwsanya tidak bisa dipungkiri, jiwa boyband dalam setiap lelaki itu ada =)))
4. Spice Girls –> Stop
(giliran yang ciwey-ciwey, lengkap dengan koreografi!)
5. Lagu-lagu Rhoma Irama –> Kang Gusye jagoannya, lengkap pake cengkok dangdut ciamiknya!
6. Lagu Richie Ren sama ada satu lagu Cina yang nyadur OST. Chicken Little, judulnya Shabu-Shabu =)) –> kerjaan Gusye juga
7. ME – Inikah Cinta (lagu Indonesia WAJIB untuk karaokean!)
8. Tuty Wibowo – Hamil Duluan –> INI BANGKE BANGET LAGUNYAAA! Dengerin deh! *gak sante*
DAN MAHA KARYA ANAK BANGSA YANG DINYANYIKAN DENGAN SANGAT BIADAB OLEH ADIT:
9. Heyho – Kau Bell
Nih gue kasih lagunya. Nggak usah pusingin lirik awal dan akhirnyanya, tapi konsen aja di reffnya dan nyanyikan dengan kecepatan maksimum.
Niscaya, semua yang lagi ada di ruangan karaoke bakal ngakak sampe nangis kayak kami-kami ini kemaren =)))
Babik lo, diiiiit! =))))
INI KARAOKE SESSION JUARA DUNIA BANGET BANGKENYA! =))))
Demikian gue tutup postingan yang nggak jelas ini. Cuma mau cerita kalau keluar dari Inul Vista FX kami semua AMAT SANGAT BAHAGIA =)))))) Ditutup dengan makan malem bareng di depan GBK situ, gue hanya bisa menyimpulkan:
You can be effortlessly happy if you’re surrounded by the right people.
If you have them, treasure.
Dan.
Jangan.
Kau.
Bell.
Kau.
Bell.
Dia.
=))))))))))))))))
Piknik asik di Sabtu siang
Dan rasanya menghirup udara baru dan kembali jadi diri sendiri: TUKANG MAKAN =)))
Buka bersama, ngerayain ultah Yodee, gosip seru dan ketawa sampe nangis di rumah Miund & Yodee
*masakan mamanya Miund yang ENDEEES BEMBEEES*
Oh, dan nggak lupa rawon mamanya Adit yang maknyeuuus itu
Geng berisik dengan pembahasan yang beragam dari twitwar sampe bedak semen =))
Gong malem itu…
X: “Ya gue kan sebelum ketemu bayangannya Megan Fox gimanaaa gitu orangnya…
Y:”…taunya Megatron!”
NYEMBUR SEMUA =)))))))
Yang kangen pecel, pada mecel.
Yang kangen pepes, pada mepes.
Yang kangen ikan asin, pada gragas.
Yang kangen ikan asin cuma gue doang, maka…
*simpulkan sendiri* =)))
Terima kasih untuk makan siang hari ini Nyinyirs sayang, kangen saya sama makanan rumah terobati sudah
*cium satu-satu*
Selasa, 22 Maret 2011 lalu, gue dan The Nyinyirs juga temen-temen di ranah twitter ikutan interactive discussion di @america, Pacific Place. Topiknya adalah: Writing as a profession dengan pembicara mbak Reda Gaudiamo, publisher dari tujuh majalah wanita di Kompas Gramedia, dan neng Miund, penyiar SLAGI ADA – 97.5 MotionFM, head writer di SoJones.com, dan penulis buku Gokil!
Both talked about their passion in writing, their writing career, and how they could make a living out of it.
As I am really into writing, listening to their stories got me even more pumped up to pursue my passion. I may not be on their stage right now, but I am optimistic that I’ll get there someday.
Kalau dulu waktu sekolah kegiatan tulis-menulis gue hanya berputar dari tugas untuk bikin puisi, drama, atau cerpen, di usia 20 tahun, gue mulai rajin nulis beneran.
Sejarah gue di dunia blogging bermula ketika di tahun 2007, sahabat gue, Opie, ngajak gue untuk iseng bikin blog. Niat itu dateng setelah Opie minjemin gue buku “Gokil!”-nya Miund yang diangkat dari cerita-cerita di blognya. Setelah baca, kami jadi kepikiran: “Kayaknya ngeblog itu seru juga ya…”
Lalu dimulailah usaha dua anak gaptek ini untuk eksis di dunia maya. *tsaaah* Tapi urusan gaptek mah sebenernya cuma gue doang sih yang gaptek, hehehe…
Gue mulai blogging dengan blog Friendster yang ala kadarnya sementara si Opie nyoba pake blogspot. Lalu gue mencoba beralih ke blogspot, tapi karena lagi-lagi gaptek, akhirnya tuh blog nggak gue apa-apain. Nyerah sama blogspot, gue dan Opie kemudian beralih ke blogdrive. Blogdrive adalah blog gratisan yang paling user friendly bagi para blogger pemula, sekaligus paling bapuk kalau lo udah terbiasa ngeblog.
Setelah 3 tahun ngeblog, di tahun 2010 gue memutuskan pindah account ke WordPress yang tampilannya lebih rapi, simple, dan enak buat nulis. Hence here I am today.
Apa aja yang gue tulis sejak hampir 4 tahun ngeblog?
Karena gue suka banget mengamati hal-hal di sekeliling gue, akhirnya gue menulis tentang kehidupan sehari-hari aja. Semua hal/pengalaman yang menurut gue menarik, aneh, mengundang kenyinyiran, lucu, bikin gubrak, dan sebagainya, gue tulis di blog gue. Karena dulu gue nggak punya akses internet, biasanya gue tulis dulu di komputer dan ngepost di warnet. Kalo udah nulis post baru biasanya gue langsung ngabarin Openg, begitupun dengan dia, terus kita saling baca, udahannya telpon-telponan ngebahas/ngetawain postingan itu. Jadi intinya, yang baca blog masing-masing waktu itu ya kita berdua aja. Sedih ya, mak. Mwahahaha…
Apakah gue rajin blogwalking?
Hell, yeah! Sebenernya bukan rajin blogwalking juga sih, tapi rajin ke blognya Miund, karena waktu itu cuma itu satu-satunya blog yang gue tau. Isinya kocak banget pula, terus sering diupdate, jadi gue rajin banget ngunjungin. Karena udah banyak postingannya Miund yang kelewat gue baca, dan karena gue bacanya di warnet, akhirnya demi mempersingkat waktu gue, gue copy paste postnya, gue save, dan gue baca di rumah satu-satu. Dari rajin baca blognya Miund dan sesekali komen, gue jadi dapet link-link blogger lain (baik di link blog maupun di komen-komen postnya). Dan dari situlah gue mulai blogwalking atau bahkan ngobrol (online) langsung dengan blogger-blogger lainnya.
FYI, The Nyinyirs, teman-teman dunia maya yang sekarang udah kayak keluarga besar itu dulu semuanya gue kenal dari komen-komen di blognya Miund. Karena kadar kemiringan otaknya sama, akhirnya semua jadi makin akrab dan makin lama makin besar keluarga Nyinyirsnya
Dulu kopdar awal kita terjadi di tahun 2008 dengan peserta empat orang aja: Deedee, Sandy, Smitun, dan gue. Sekarang The Nyinyirs terdiri dari sekitar 14 orang sarap yang di dalamnya mencakup pasangan masing-masing, bahkan kakak dan kakak iparnya Smitun! *sembah sujud pada dunia maya*
Selain melahirkan keluarga baru, blog pun memberikan gue sahabat baru sekaligus roommate gue, neng Jenny Jusuf a.k.a Boyen. Dulu komen-komenan di blog, kopdar, sekarang kita sering melakukan late night girl talk di kamar gue sambil ngemil nggak abis-abis.
So what do you get out of blogging?
Gue nggak bilang gara-gara blog gue jadi jago nulis. No, I still have a lot to catch up. Tapi terbiasa menulis cukup sering lewat blog, membuat skill menulis menjadi lebih baik. Kalau gue bandingkan postingan-postingan gue dulu dan sekarang, gue sadar sekali kalau gaya tulisan gue berevolusi, meskipun masih dengan karakter yang sama (ceria) .Kalau dulu tulisan gue sangat ABG dengan bahasa yang apa adanya, sekarang ditata lebih rapi, lebih dewasa, dan gue mikirin gimana caranya supaya tulisan gue enak dibaca. Gue jadi dua kali lebih perhatian urusan gramatikal, tanda baca, istilah asing, dan lain-lain. Gue juga membiasakan diri untuk nggak menyingkat-nyingkat kata ketika nulis dan baca ulang dan mengedit tulisan gue. Tentunya kebiasaan ini lahir bukan karena suka nulis aja, tapi karena gue suka baca. Kalau temen-temen suka nulis, rajin-rajinlah membaca supaya dapat perspektif lain tentang gaya menulis. Membaca (dari sumber apapun) sangat membantu gue memperkaya kosakata dan mengajarkan gue menulis sesuai konteks. Dengan membaca media yang beragam, kamu jadi lebih bisa melakukan penyesuaian ketika menulis. Contoh, kalau misalnya kita disuruh nulis di majalah wanita dewasa, nggak mungkin kan kita pakai bahasa ABG atau slang-slang aneh sehari-hari? Kalau diminta nulis untuk remaja, nggak mungkin kan kita pakai bahasa yang njelimet? Dan begitu seterusnya…
Kalau kalian punya teman-teman baik dari blog, jagalah terus hubungan baik itu. You’ll never know someday they might help you. Sahabat-sahabat dari dunia maya yang datang dengan usia dan latar belakang beragam secara tidak langsung juga menjadi relasi gue. Kalau gue sedang butuh info tentang sesuatu hal, dari soal rekomendasi tempat sampai hal-hal njelimet, mereka menjadi tempat gue bertanya, dan respon mereka sangat membantu.
Pun dengan urusan pekerjaan. Pernah denger kalimat ini nggak?
“Jaman sekarang kalau cari kerja, kalau nggak punya koneksi mah susah.”
Dulu, gue tau info lowongan pekerjaan gue yang sekarang dari salah satu sahabat gue di Nyinyirs. Salah seorang temennya lagi butuh orang di perusahaan tempatnya bekerja. So I was referred to him and fortunately got the job. ![]()
My side job also came from my blogging buddies. Tahun lalu, gue dan Jenny sempet nulis skrip untuk salah satu program komedi di Trans TV selama tiga bulan. Selain dapat uang jajan tambahan, kami juga jadi belajar banyak tentang gimana susahnya bikin program TV yang menghibur sekaligus kenceng ratingnya. Dan dari tiga bulan itu, kami pun menyimpulkan bahwa emang lebih susah bikin orang nangis daripada bikin orang ketawa. -_________-
Sejak belajar untuk nulis skrip acara komedi TV, gue berjanji untuk nggak lagi nyela sinetron-sinetron atau acara TV Indonesia. Karena kadang para penulis yang ingin idealis pun pada akhirnya akan terbentur setan rating. And aside from that, their working hours are just crazy. *bow to the crew*
Side job lainnya yang gue dapatkan dari temen blog adalah ngedit novel. I gotta say, I love editing. Mau ampe nyureng juga gue jabanin dah, karena tiap ngedit rasanya kayak lagi main “temukan kata-kata atau huruf yang salah.” And knowing that I get paid to find mistakes makes it even better, hehehe… Ngehek ye.
Kesimpulannya?
I love writing even more now. Dan gue bersyukur sekali bahwa dengan keisengan untuk buat blog 4 tahun lalu, bisa melahirkan banyak kesempatan baru dalam hidup gue, dari memperluas pertemanan sampai nambah penghasilan. Semoga nggak berhenti sampai sini aja. Amin ![]()
To Miund and mbak Reda, thank you for the inspiration
yang ikutan
Miund with husband and mom
*ini sumringah bener semuanya foto sama Uli Herdinasyah, mwahaha*
7 November 2010
Sometimes, you need crazy people to keep you sane. Lucky I bumped into these guys. My second family
Dari dunia maya, jadi keluarga
Some might believe it, some might not, but I just don’t care. I would only thank the Man above for this
Love you, Nyinyirs!
*The Hasiholan Sisters! #ketibanbillboardLUX*
If someday I get to write and publish my book, I’ll make sure we’ll have story of us there. Amen!