Archive | February, 2012

Throw Me a Rope

28 Feb

 

I want you between me and the feeling I get
When I miss you
But everything here is telling me I should be fine
So why is it so above as below
That I’m missing you every time

I got used to you whispering things to me
Into the evening
We follow the sun and his colors left this world
It seems to me that I’m definitely
Hearing the best that I’ve heard

So throw me a rope
To hold me in place
Show me a clock
For counting my days down
‘Cause everything’s easier when you’re beside me
Come back and find me
‘Cause I feel alone

And whenever you go
It’s like holding my breath under water
I have to admit
That I kinda like it when I do
Oh but I got to be unconditionally
Unafraid of my days without you

So throw me a rope
To hold me in place
Show me a clock
For counting my days down
‘Cause everything’s easier when your beside me
Come back and find me

Whenever I’m falling
You’re always behind me
Come back and find me
Everything’s easier when you’re beside me
Come back and find me
‘Cause I feel alone

 

Ada Apa Dengan Teppy?

28 Feb

 

Karena awal bulan Februari ini Ada Apa Dengan Cinta lagi rame diomongin lagi, maka di suatu  malem menjelang tidur, gue iseng nonton ulang lagi film mereka. Di mana? Di Youtube ajah.

Nonton film yang sangat sukses pada jamannya ini pastinya membangkitkan banyak kenangan dan bikin cekakak-cekikik sendiri. Bukan karena filmnya lucu, tapi karena banyak hal yang relate-able, terutama sama fase remaja gue (atau cewek-cewek pada umumnya).

Mari kita telaah satu per satu:

Apakah gue dan sahabat gue punya buku curhat?

PUNYA BENEEER. Udah lah dulu rajin bener kita tulis-tulisin pake bolpen dan spidol warna-warni, tempel foto, curhat nggak abis-abis soal gebetan atau mantan, endebrey endesekrey, endefrey… Ke manakah buku itu sekarang? Satu buku merangkap agenda masih gue simpen buat dokumen pra-sejarah. Satu lagi gue buang, saking menjijikkannya =)))

Apakah gue pernah nangis-nangis di bawah shower?

TENTU TIDAK!

Bukan karena saya anaknya nggak drama, tapi karena kamar mandi gue waktu itu pake TONG. YES. Not even a decent bak mandi, tapi TONG =)) Jadi kalau ceritanya lagi sedih menjurus depresi, cara penyaluran emosi yang  biasa dilakukan adalah mandi dengan membuka kran air besar-besar (biar nangisnya nggak kedengeran, gitchu), terus nangis…

…sambil GAYUNGAN. =))

Boro-boro mau sok-sokan mikir iris nadi di bawah shower, ni tangan udah pegel duluan megangin gayung mulu =))))

Oh dear Lord, why did I have such an absurd self? =))))

Apakah gue dan temen-temen cewek gue suka ngedance bareng di kamar?

Kalo jaman SMP sih, gue ikutan modern dance beneran. Abis itu males karena merasa nggak berbakat. I’d rather dance with myself in a party than doing a harmonized choreography. Semakin diatur, semakin kaku akika -_-” Kecuali kalo diatur-atur untuk ngedance di atas pangkuan Rangga, misalnya.

Yang ada abis itu gue ditebalikin =)))

Eh tapi, satu-satunya sejarah gue ngedance bareng di kamar sama temen-temen cewek gue adalah ketika kuliah. LEBIH NISTA NGGAK SIH, UDAH KULIAH MALAH NGEDANCE BARENG =))) Kalian mungkin dulu sempet liat di blog gue yang lama, video HOBAH lip sync lagu “Pengkhianat Cinta” dan ngedance dengan tingkat ketidaktahumaluan segede dosa. Dipajang di blog lagi =)))) Man, those were our golden times :D Ketawa-ketiwi sampe sesek napas sepanjang malem. :D

Apakah dulu gue punya kipas-kipas lucu ala Cinta?

Bok, nggak usah kipas-kipas lucu. Segala organizer a.k.a orgy dengan kertas fancy segala rupa eke juga adin, mak. Yak, coba tolong yang mengalami fase yang sama kayak gue ini, ngacung! =)))

Apakah gue suka nulis puisi dan baca buku?

Selalu suka, dari dulu, sampai sekarang, sampai seterusnya :D

Apakah gebetan di sekolah ada yang seganteng Nicholas Saputra?

MENURUT NGANA? Tapi tetep dong, akik pacarin laki paling manis dan “lucu” di sekolah, mwahahahaha… #standarpribadi. Biar kata jaman SMA kemasan cupu, pacar tetep kudu yang paling ganteng. Pertanyaannya, kenapa dia mau sama gue? Walahuallam.

Apakah gue pernah gengsian kayak Cinta?

Seberani-beraninya cewek untuk maju duluan dan bersikap proaktif, percayalah, akan selalu ada gengsi yang jadi “polisi tidur”nya. It’s in our blood, yo. Yang pasti sih level gengsi gue nggak separah Cinta. The older we get, the more flexible we are, methinks.

And remember flexible doesn’t necessarily mean “mure.” :D

Apakah persahabatan gue seindah Cinta dan teman-temannya?

Iya. Gue bersyukur sekali dianugerahi sahabat-sahabat otak geser dari jaman sekolah sampai udah kerja gini :D

Apakah gue pernah ciuman perpisahan ala Rangga & Cinta di depan umum?

Pernah.

Nyium yang jadi Rangga aja yang belom.

*disetrum*

Apakah pernah melakukan adegan masak bareng ala Rangga & Cinta?

Tentu pernah. Yang mana pada adegan aslinya sebenarnya kontribusi gue sebagai pasangan justru sangat minim dalam departemen masak memasak, dan sangat dominan dalam urusan ngabisin makanan. Sebagai kompensasi dari rasa bersalah (nggak juga sih), yang gue lakukan adalah… mencuci piring =))) *tetep kagak nolong*


Pertanyaan terakhir, apakah menurut Anda Nicholas Saputra ganteng?

Yang bilang nggak sih, KEBANGETAN =))))

*pas masih muda*

*pas udah mateng* #mimisan


 

Antara Feist dan SCBD

28 Feb

Kalo ada penyanyi sekaliber Feist datang ke Jakarta, dan konser di tempat yang cuma selemparan kancut dari kantor maupun kosan lo (bisa jalan kaki dong eke), what would you do?

Karena kebetulan gue juga suka sama penyanyinya, YA DATENG DOOONG! Kapan lagi?

Jadilah gue beli tiket di Aksara jauh-jauh hari. Tanggal 15 Februari siang (pas hari H), tau-tau di twitter dapet bocoran: Erlend Oye-nya Kings of Convenience bakal jadi Opening Act! KYAAAAAA. Satu tiket dapat dua artis ciamik. Bonus bener ini, mah :D

Bekas Bengkel Cafe, sekarang namanya ‘Fairground’

Ada dua tempat makan di sini, satu The Goods Diner, satu lagi Lucy in the Sky.

*Selalu ketemu sama kembar dempet ini, Peggy & Rini* :D

Pas konser dimulai si Erlend cerita kalau dia tuh lagi di Indonesia, begitu tau si Feist bakal konser di sini, mereka telponan, dan si Feist ngajak Erlend untuk membuka konsernya. Lucu ya kalo arteis-arteis ini pada ikrib. Andai hal yang sama terjadi antara gue dan Jim Sturgess. #menerawang #lalumimisan

Sebelum konser dimulai dan penonton pada berdatangan si Erlend Oyenya sempet keliaran di bagian depan venue malahan. Aneh aja gitu orang yang biasanya lo kagumin, cuma bisa denger di radio dan liat di TV, tau-tau seliweran depan mata lo. Andai hal yang sama terjadi dengan Jim Sturgess. #TETEP

How was the concert?

Kualitas pemusik dan penyanyinya sih nggak usah dipertanyakan, ya. Beres abis kalau menurut gue, mah.

Seneeeng banget pas Erlend nyanyi “Cayman Islands” sama “Close to You” :D Udah kayak paduan suara tuh concert hall.

As for Feist, she gave us total performance :D Walaupun kekurangan malam itu adalah gue nggak begitu hapal lagu-lagu dia di album barunya (yang mana konser ini jadi ajang promonya, tentu saja), dan lagu lama yang tidak begitu banyak dinyanyiin.

Tapi suara si mbak satu ini bener-bener bening banget, deh. Suara yang lo denger di rekaman lagunya sama ketika lo denger dia nyanyi langsung ya sama persis. Sama bagusnya :D

*maap burem, pokoknya Feist yang celananya merah =))*

Trio indie folk rock dari Amerika ini namanya ‘Mountain Man’ dan mereka emang ikutan World Tour-nya si Feist

Folksy banget, dan suaranya saking beningnya jadi kayak suara hantu kadang =)) Kalo acapella keren! :D

Satu momen lucu dan menyenangkan adalah ketika Feist nerima kado ulang tahun dari salah satu penonton, karena dia baru ulang tahun dua hari sebelum konser. Jadilah begitu kado dibuka, satu hall serempak nyanyi “Happy Birthday” semua :D

Abis itu Feist langsung “nodong” kami semua di situ untuk juga nyanyi Happy Birthday ke salah satu krunya yang hari itu ulang tahun. Only she wanted us to sing in our local language, with our traditional song. Maka kembali kami semua paduan suara, nyanyi “Selamat Ulang Tahun” yang nggak sampai dua detik awal nyanyi, langsung diiringin sama bandnya Feist. Damn these musicians, cepet bener ya bisa nebak dan nyamber nada!

Di bagian encore konser, tiba-tiba si Erlend Oye keluar lagi dong, kemudian duet sama Feist, nyanyiin lagunya mereka: “The Build Up”, terus abis itu si Feist lanjut nyanyi lagi untuk nutup konser, sementara si Erlend…

…duduk mojok di sudut depan panggung =)))

Kayak pembenti =))))

*Mas, jangan ngedeprok, mas =))*

Yah begitulah cerita perkonseran gue episode ini. Seperti yang sudah gue canangkan, selain traveling, tahun ini harus lebih sering nonton live performances, entah itu konser atau bukan.

Semoga di SCBD berjaya ini, si Fairground (Ex-Bengkel Cafe) semakin dimanfaatkan untuk macem-macem konser dan keriaan, agar kami para warga SCBD yang berbahagia bisa cari hiburan cukup dengan koprol =)) AMEN!

Memorable lines from a memorable speech :)

27 Feb

First I’m gonna thank Don, because if you thank your husband at the end of the speech, they play him out with a music, and I want him to know that everything I value most in our lives, you’ve given me.

-Meryl Streep as Best Actress in a Leading Role, Academy Award 2012 to her husband-

Manis sekali, yah? :D

My Funny Valentine, indeed…

27 Feb

I never celebrate Valentine nor will I ever, I guess…

But I love the warm feeling it creates on the day. Somehow, people are just seem to be happier…

Okay, example number 1:

Our President Director gave all the women in the office roses, on V-day! Isn’t it sweet? (Not to mention cute) :D

*Dinner with my beloved :D *

And my belated funny Valentine, in literal meaning, was just celebrated yesterday :D

So we “flocked” at Shasy’s house in Bandung. We have planned this in a month time where we agreed to meet up and celebrate everyone whose birthday is on February, plus, the Valentine’s Day itself.

Dressed up in cliche pink, we all shared a very good laugh yesterday :D

You combine great sense of humor, dirty thoughts, absurd way of thinking, you got us :D I say this in such confidence, but yes. We know we are funny =)))) Or “bangke” to be exact =))))

Oh, and good food of course! The more I am with them, the more I realize how good food, similar sense of humor, and well, the blatant chemistry between us brought us together even closer :D

And kisses! I love it when we always open and end our every session of get-together with hugs and kisses. How we might not be meeting each other that often, but always share the intense warmth every time we see each other again.

Like a family :)

So please, feast your eyes with these striking pink pictures which moreover display the happiness we shared yesterday. Look at our eyes, look at our smiles, that is what happened when the universe plays its role. It connects us, somehow.

And to you, my wonderful Nyinyirs family. Our name might be unorthodox, but what we share is the most common beautiful thing in the world, love love love! :D

Thank you, my funny valentine troops!

Love you to bits! :*

The Vow, My Vow

26 Feb

Jumat kemarin, gue dan partner gue di kantor, Amel, memutuskan untuk mengisi malam Sabtu hampa dengan nonton film bareng di FX. Nonton apa sodara-sodara? Tentunya film romantis sedih-sedihan, “The Vow.” Amel nonton sama gue karena lakinya kagak minat (sungguh hal umum yak ini =)))), dan gue ngajak Amel karena gue yakin dia pasti mau =))))

Udah nih yah mencanangkan nonton jam 7.30, tau-tau jam 6 sore gue masih kudu meeting. Sampe jam 7.

-_____________-

Akhirnya dengan kekuatan bulan, tepat jam 7 gue langsung melesat ke meja, dan gue sama Amel buru-buru turun nyari ojek untuk ke FX. Karena waktu mepet, gue sama Amel bagi tugas. Amel beli roti buat cemilan, gue beli tiket. Pas sampe di 21, ternyata nggak ada antrian, bahagialah gue… Langsung nyerocos ke mbaknya minta 2 tiket…

…sampai waktunya bayar.

Harap diperhatikan, waktu itu kami keluar kantor tanpa mampir ATM lagi walau inget duit di dompet udah tinggal selembar 50ribuan.

Terus gue pede jaya karena inget nonton di FX itu selalu murah. Kalaupun duit nggak cukup, kan ada debit card.

TERNYATA SODARA-SODARAAA…

Bener dong duitnya kurang.

Dua tiket, 50ribu.

Duit di tangan sisa 40ribu gara-gara abis bayar ojek dan belum ke ATM.

Mau pake kartu debit, mbak yang jaga nunjuk tulisan di counternya: CASH ONLY

Filmnya tinggal 10 menit lagi.

Mau ke atm terdekat, atmnya bukan atm BCA.

Telpon Amel: tulalit.

*nangis*

Akhirnya gue buka dompet satu lagi, dompet yang khusus receh.

Pas lagi buka dompet dan ngitung recehan dengan tidak tahu malunya,

ANTRIAN DI BELAKANG TIBA-TIBA PANJANG

-___________-

Sambil ngitung koin, gue sambil nelpon Amel: tetep tulalit.

Akhirnya gue melipir persis ke sebelah kiri antrian dan dengan cueknya lanjut ngitung receh gue, berharap jumlahnya sampe 10ribu.

Yang mana tanda-tandanya menunjukkan kayaknya duit gue bakal cukup.

Udah mbaknya sabar bener nungguin (sebenarnya mungkin heran), makin secepat kilatlah gue ngitung.

9, 500

9,600

9,700

…udah makin yakin

9, 800…

*liat isi dompet recehan*

KOINNYA ABIS SODARA-SODARAAA…

Buat apa eke ngitung dan pasang muke nggak tahu malu dari tadi kalau jumlah duitnya cuma sampe 49, 800 -________-

*ngenes*

Dan ketika film yang dimaksud udah tinggal 5 menit tayang, AMEL DATANG!

HALLELUJAAAH!

Sempet kuatir karena antrian makin panjang dan curiganya gue kudu ngantri lagi, tiba-tiba counter satu lagi buka (dan gue daritadi berdiri di depannya demi bisa ngitung receh dengan konsen)

Tiket akhirnya dapet, cemilan dapet, tinggal waktunya duduk manis mantengin mukanya Channing Tatum.

Maka dengan cuma liat tiket dengan sekilas, masuklah kami ke bioskop dan duduk di baris yang tercatat di tiket.

Udah 10 menit film main, gue sama Amel kasak-kusuk buka cemilan roti yang tadi dia beli. Maklum, laper mampus.

Baru juga ngunyah, tiba-tiba ada penonton lain yang dateng di row kita dan kebingungan karena kayaknya harusnya mereka duduk di situ.

Terus gue cek dong tiket gue sama Amel…

…KAMI SALAH TEMPAT DUDUK SODARA-SODARA.

Mampus beta.

Langsung deh gue sama Amel buru-buru cabut dan duduk di kursi bernomor yang seharusnya.

Nonton pun dilanjutkan…

Inget kan gue ini laper berat? Maka gue pun kasak-kusuk lagi ngubek cemilan…

sampai…

“Mel, roti gue mana ya?”

“Tadi udah gue kasih semua sama lo…”

“Kok nggak ada yah…”

-kemudian gue dan Amel spontan ngelirik ke seat yang tadi kita tinggalin dan yang sekarang udah didudukin orang-

*Amel cekikikan*

“Damn, gue tinggalin di sana ya… SAMA AIR MINUM GUE JUGA -_____________-”

DAN ITU FILMNYA BARU 15 MENIT. Gue kudu nahan laper satu setengah jam lagi…

Huhuhuhu…

Tapi segala cobaan Ilahi kayak tadi tentunya tidak menghalangi gue untuk menikmati filmnya.

You can say it’s cheesy or cliche, but this formula always works for most women. At least for me, that is.

Film-film ini nih yang jadi bibit manusia macam gue jadi makin hopeless romantic.

Itu, atau simply misled aje =))))

Neeways, selain bodynya yang sungguh ingin kupanjat, karakter Leo (diperanin Channing Tatum) di film ini juga maniiis sekali :D

Tipe laki too good to be true gitu deh…

Dengan istri yang mukenye juga nggak kalah sempurna.

Sumpah deh nih film pemainnya kagak ada yang jelek =))))

Nonton film romance kayak gini, apa lagi yang gue cari, kalo bukan quote-quote manis ciamik…

So here I present you, The Vow quotes:

Paige: I vow to help you love life, to always hold you with tenderness, to have the patience that love demands, to speak when words are needed, and to share the silence when they are not, to agree to disagree about red velvet cake, to live within the warmth of your heart, and always call it home.

Leo: I vow to fiercely love you in all your forms, now and forever. I promise to never forget that this is a once in a lifetime love.
I vow to love you. And no matter what challenges might carry us apart, we will always find a way back to each other.

“How do you look at the girl you love and tell yourself it’s time to walk away?” – Leo

“Life’s all about moments of impact, and how they change our lives forever. But what if one day you could no longer remember any of them?” – Leo

And as for me…

I vow… that without you asking, I will forever be enthusiastically climbing your shoulder, Channing.

*ngerusak*

=))))

Buat yang belum nonton, khususnya yang cewek-cewek, nonton deh… Abis nonton, hormon estrogen pasti langsung overdosis dan berujung nyari film lain yang genrenya serupa. *ditulis sambil nahan mewek nonton ‘One Day’*

‘Til next post, pretty peeps! :D

 

I’m noticing…

19 Feb

 

 

“The way you’re moving in your sleep, the way you look before you leap.

The strange illusions that you keep. You don’t know that I’m noticing.”

-Nick and Norah’s Infinite Playlist-

 

 

Take me back to Holland, please…

17 Feb

Sweet Things

14 Feb

 

So I was browsing around TIME.com and found this link.

I found it very sweet…

…and sweet things should be shared :)

Here’s some quotes from the lovely grandpa and granny who stays in love after forever :D

Moses and Tessie Rubenstein

“Everyday my wife expresses her love for me. She says, “Did I tell you how much I love you today?” Everyday—everyday she says that.”

—Moe Rubenstein, Sheepshead Bay, Brooklyn, New York. August 24, 2008 

Jose and Leila Ramos

“Little by little we age, but we don’t change in our hearts. Love gets stronger. That is the way I feel. I believe he feels the same way. Yes, he was my first love. My first love and my last.”

—Leila Ramos, Williamsburg, Brooklyn, New York. March 20, 2009

Abe and Jean Small

“April 14th will be our 68th wedding anniversary. That’s right, you heard it! Friends ask me how I managed to get someone like Jean. I have one expression—I prayed well.”

—Abe Small, Sheepshead Bay, Brooklyn, New York. March 2, 2011

Gino and Angie Terranova

“You really don’t think about getting older. First of all, you’re aging together and, when you see a person constantly, you don’t notice big changes. Like you don’t notice, oh you’re getting a little wrinkle here and tomorrow you say, oh it’s a little deeper. No those are things that just happen. You don’t pay attention to those things. You dont realize it—really. You don’t realize that you’re—I mean—I’m not thinking everyday—oh my husband’s 83 years old he’s gonna be 84. Oh my goodness, I’m married to an old man. And, I hope he feels that way too.”

—Angie Terranova, West Brighton, Staten Island, New York. December 26, 2007

 

Kuesioner

13 Feb

Hi pretty peeps especially dog lovers,

I really really need your help to fill out this questionnaire:

https://docs.google.com/spreadsheet/viewform?formkey=dEl6MU5RRTNaRkJ2UGxVLWV2dzd4NkE6MQ

Kalau punya temen atau sodara yang juga pelihara anjing, please do share okay. I gotta hit 100 respondents :)

Thanks so much, guys! :)

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 41 other followers