“I don’t mind if time goes too soon, we’ll stay up all night and make it slower. And when the morning comes between us, we’ll just get ready to start it over.”
-Number One, Adhitia Sofyan-
Verzonden vanaf mijn blackberry
“I don’t mind if time goes too soon, we’ll stay up all night and make it slower. And when the morning comes between us, we’ll just get ready to start it over.”
-Number One, Adhitia Sofyan-
Verzonden vanaf mijn blackberry
Jumat, 13 Januari 2012
Silent Disco #SilentFriday @MotionRadio 97.5 FM
Diajakin Inyi untuk dateng ke acara internalnya Motion Radio, namanya Silent Friday.
Acaranya adalah makan-makan dulu… Tentunya kalo udah denger kata makan gue pasti sumringah ulala beybi gimana gitu ya.
Ada gerobak sate, bakso, siomay, batagor, Roppan, Hagen Dasz, sama SAKURA SUSHI! Oh my God, sushinya ENAK BANGET SODARA-SODARA! Entah karena gue lagi laper berat atau emang sushinya juara dunia, yang pasti malem itu gue sukses bolak-balik counter sushinya sekitar 4 kali… Dan sekali ambil… Mmm… Nggak usah dibahas deh ya =)))
*ada booth xbox yang sensorik gitu, bisa ngikutin gesture badan. KEREN GILA, LUCU PULA =))!*
(lupa namanya apaan)
Jadi ya silent disco itu (silakan dicek di Wikipedia buat lebih jelasnya) adalah kita ngedisco rame-rame pake earphone yang dicolok ke satu sumber musik yang sama. Terus ajeb-ajeb deh kita di situ. Orang lain yang liat kita pastinya berasa aneh, secara tuh tempat hening pisan tapi kita goyang berjamaah. Lumejen… baru sekali ini gue ikutan acara disco model beginian
*coret bucket list*
Terima kasih ya Motion Radio!
The next daaay…
Gue sleepover di Aston Rasuna bersama para kesayangan
*sungkem terimi kisi sama Sandy & Inu karena udah diundang*
Hotelnya enak deh, macem serviced apartment gitu. Semaleman kerjaan kita adalah ngegosip –> cewe-cewe ngumpul di kamar, pintu ditutup, terus cekakak cekikik ampe abis napas saking bangkenya pembahasan.
Selain itu, karena komplek Rasuna yang ciamik, sayang dong ya kita gak jalan-jalan malem dikit. Biar berasa di luar negri gitu… Abis makan di 4 Fingers, kita belenji cemilan dikit, terus foto-foto deh depan Epicentrum Walk
*kampring*
Ternyata di depan Epi & sungai situ ada tempat duduk-duduk yang nampak cukup nyaman. Sayang aja banyak abang-abang pacaran di situ kayaknya -_- *pupus sudah rencana baca buku di situ*
Anyway… Puas foto-foto di depan Epi tidak berarti kami puas untuk tidak foto di apartemen. Diselingi sesi ngegares Indomie dan berbagai cemilan lainnya (dan gue tentunya makan nggak berhenti lagi ~_~), kami para jiwa korban trend pun nyobain foto-foto levitasi (kayak @LevitasiHore) itu… Seru sih buatnya, jadinya malah #LevitasiHoror tapi =)) Dan di dalam proses pembuatan LevitasiHore yang dilakukan di hall kamar ini ada kejadian seperti #KejedotHore #KeplesetHore #KetengklekHore #JogedHore dan hore-hore lainnya akibat ketidaksempurnaan foto =))))
All in all, I had a really great weekend. Siapa sih yang nggak suka kumpul-kumpul, makan enak, dan ketawa-ketiwi sama orang-orang tersayang?
‘Til next post, pretty peeps!
Levitasi Horor
*imagine you open your room, and she walks out…*
I certainly hope for a great year…
To laugh more…
To learn more…
To have fun more…
To travel more…
To be wiser…
To be more discipline…
To be richer…
To be better…
To be healthier…
To understand better…
To listen closer…
To look beyond the cover…
To read between the lines…
To be happier…
To be in love…
To be stronger…
To have wider heart dealing with pain…
To have smarter brain dealing with confusion…
To cherish life and always be grateful…
To read more…
To never lose hope, faith, courage, and determination…
To never let my time flashes before my eyes, and make the most of it…
To have a worthwhile kiss…
To have the warmest embrace…
To see places and freeze it into memory…
To have my bucket list crossed…
To be forever staying true to myself…
And to see this wishlist come to live…
Not just this year.
“Tiada yang terobati di dalam peluk ini, tapi rasakan semua sebelum kau kulepas selamanya.” – Peluk (Rectoverso)
Verzonden vanaf mijn blackberry
Pernah punya satu lagu kesukaan yang di antara track-track lainnya selalu kalian putar berulang-ulang?
Pernah makan di restoran dan selalu memesan menu kesukaan yang sama?
Pernah menyimpan surat atau sesuatu bertahun-tahun hanya karena kalian selalu tersenyum dan berasa hangat ketika membaca dan melihatnya kembali?
Mungkin kira-kira seperti itulah blog gue ini…
Bagaikan kaset rusak, gue selalu berputar di track yang sama: menceritakan betapa bahagia dan bersyukurnya gue bisa ketemu, memiliki, dan berkumpul sama sahabat-sahabat baik hati, ke mana pun gue pergi. Entah itu sahabat dari gue umur 3 tahun, sahabat jaman SD, jaman SMP, SMA, kuliah, kantor, bahkan dunia maya.
Kalau kalian perhatiin, rasanya udah puluhan cerita gue tulis yang berputar di teman-teman gue ini, bahkan sekedar majang foto doang tanpa cerita apa-apa. Simply karena gue happy abis ketemuan sama mereka.
Kalau saja cerita ini bisa gue ceritakan langsung, kalian pasti akan lihat betapa bersemangat dan berbinar-binarnya mata gue ketika menceritakan serunya kumpul sama mereka, dengan ocehan gue yang sering dikomplain sangat cepet, dengan momen-momen ngehang karena tiba-tiba skip di tempat saking serunya berusaha runut cerita, atau dengan nahan ketawa karena keinget kejadian atau celetukan bodoh yang PASTI selalu ada dalam setiap sesi get together.
Dan gue adalah kaset yang niat rusak, hanya supaya gue bisa memutar track yang sama, lagi, dan lagi…
Malam itu, Jumat 30 Desember 2011, atas wacana yang dilempar di Twitter jauh-jauh hari banget, akhirnya terlaksana deh Christmas Dinner yang gue dan temen-temen tunggu-tunggu.
Kali ini diadainnya di tempat gue dan koordinator utamanya gue sama Inyi, lalu kemudian dekor-dekor dan rapi-rapi bareng sama Teddy, Adit, dan Aryan. Lalu yang dateng adalah temen-temen Nyinyirs serta sahabat-sahabat kuliah gue (HOBAAAH!), sahabat SMA gue tersayang (Openg), dan adek gue yang kece mrece serta eksotis (Donna). Kita pake sistem potluck, jadi bawa makanan dan minuman masing-masing terus kita kumpulin jadi satu dan MENGGRAGAS BERSAMA =))
Oh, dan karena tempat gue itu kagak ada furniturenya sama sekali, maka kita semua duduk ngemper di lantai (tapi pastinya udah dihias dooong!). Nggak peduli duduk lesehan, karena judulnya dinner, biar kece kalo difoto, kita semua janjian pake baju semi formal warna putih, merah, atau ijo. Make up? KENCENG MAK.
Malam itu pestanya juga diramaikan sama gonjrengan gitar yang dibawa sama rekan Giuseppe a.k.a Joseph. Sebelum kita tau playlist malam itu, harap dicatat ternyata sebelum dinner dimulai ada blunder...
Jadi ada dua botol AQUA ditaruh sama Adit di deket pemanas makanan. Ada pizza di deket pemanas. Ada Joseph yang laper. Kemudian dese mengganyang pizza. Kemudian dia haus. Dan di dekatnya ada dua botol berisi air bening.
Diambillah.
Botol.
Yang.
Isinya.
Spiritus.
Lalu.
Diminum.
-______________-
UNTUNG KAGAK DITELEN YA OLOOOH
-_________-
Akhirnya setelah itu karena sudah semakin rame, kita pun langsung ngeriung di lantai 1 apartemen, di ruangan yang sudah dihias dengan pohon natal, salju-saljuan, lampu cantik, lilin di tangga, dan “karpet merah”
Remang-remang lucu gimanaaa gitu
Gue seneeeng banget malem itu. Walopun nggak semua sahabat-sahabat SMA dan kuliah bisa ikut, akhirnya gue bisa mengenalkan mereka semua, termasuk adek gue, ke temen-temen Nyinyirs yang juga udah baca cerita tentang sahabat-sahabat gue ini di blog gue sejak lama
And to see them all get along, laughing their asses off together and having a good time together, for me, is priceless
Dinner malem itu kami awali dengan doa bersama diwakili sama temen-temen dari berbagai agama. Lalu kami makan terus lanjut nyanyi-nyanyi… Ini sumpah kayak anak kuliahan lagi kemah bareng, kurang api unggun aje :p Apakah playlist kami? Mulainya sih dari lagu-lagu yang normal macem lagunya The Beatles, Kahitna, Lingua, Dewa 19… sampai kang Gusye mulai menyeret semuanya masuk ke lagu-lagu seperti…
…jingle TOKO BUKU GUNUNG AGUNG, PEMILIHAN UMUM, PEKAN IMUNISASI NASIONAL, ORALIT, SELEKTA POP DAN TERIMA KASIH BAPAK KAMI SOEHARTO =)))))))
*ngakak sampe natalan 2050*
*Miund – Adit – Joseph. Jangan ada spiritus di antara kita =)))*
Lalu seperti party-party ngehits lainnya, tentunya ada yang bawa alkohol dong yah… Bir, sparkling wine, Baileys, Johnny Walker… Dan karena kami pun adalah anak-anak yang ngehits, edgy serta one of a kind *TERUS AJE TEP*, kita kalo agak-agak tipsy dan terlalu bergembira kagak ngedance…
…TAPI MAIN DOMIKADO. DALAM FORMASI SEKITAR 25 ORANG.
INI PARTY APA JAMBORE ? =))))
*DOMIKADO MIKADO MIKADO ESKAAA! =)))*
Sudah cukupkah kami ngakak malem itu? Tentu tidaaak… Karena permainan dilanjutkan dengan main UNO Stack lalu ditutup dengan drinking game menyenangkan (sekaligus menegangkan :p) yaitu “Never Have I Ever…”
Jadi misalnya gue ngomong: “Gue nggak pernah dipangku George Clooney…”
Kalo ada yang udah pernah, minum deh tuh bir depan mereka. *nenggak* *delusional*
And I think almost all of us drink everytime each one of us threw a question.
NYAHAHAHAHAHAHAHA…
Damn.
Nagih ketemuan lagi jadinya
Terima kasih ya teman-temanku sayang.
Terima kasih sudah jadi teman yang baik hati, menyenangkan, super lucu, dan selalu ada buat gue.
Terima kasih karena akhirnya udah nemenin gue di tempat gue kemarin, setelah berbulan-bulan tempatnya heniiing banget.
Terima kasih sudah jadi track favorite di kaset rusak gue.
Kalian itu kayak cookies buatan Inyi yang selalu bikin nagih.
Kayak bookmark di browser yang selamanya nggak akan gue hapus.
Kalian itu, keluarga kedua yang bikin gue inget lagi rasanya punya keluarga yang utuh.
(Dan gue mewek dong nulis ini… *sigh*)
Terima kasih ya kesayangan-kesayanganku.
God bless your kind hearts.
I am blessed
I loved words. I love to sing them and speak them and even now, I must admit, I have fallen into the joy of writing them.
— Anne Rice
Tiap hari gue dan saudara seperkembaran gue, Tari pastiii selalu ceting… (Kedempetan kami sudah bermula dari 2005, btw)
Kita sering banget share lagu, termasuk sore ini di mana kami memasuki waktu Indonesia bagian galau =))))
Gue nemu lagu ini di Youtube dulu, terus tadi gue share ke dia. Daripada gue terjun bebas berduaan sama Tari, mungkin ada baiknya gue ajak lo semua mengalami pendarahan di dalem berjamaah dengan lagu berikut ini =)))
Mari loooh! Baca liriknya dengan seksama yak =))))
Kate Nash – The Nicest Thing
“The Nicest Thing”
I wish I was your favourite girl
I wish you thought I was the reason you are in the world
I wish my smile was your favourite kind of smile
I wish the way that I dressed was your favourite kind of style
I wish you couldn’t figure me out
But you always wanna know what I was about
I wish you’d hold my hand
When I was upset
I wish you’d never forget
The look on my face when we first met
I wish you had a favourite beauty spot
That you loved secretly
‘Cause it was on a hidden bit
That nobody else could see
Basically, I wish that you loved me
I wish that you needed me
I wish that you knew when I said two sugars,
Actually I meant three
I wish that without me your heart would break
I wish that without me you’d be spending the rest of your nights awake
I wish that without me you couldn’t eat
I wish I was the last thing on your mind before you went to sleep
Look, all I know is that you’re the nicest thing I’ve ever seen
And I wish that we could see if we could be something
Yeah I wish that we could see if we could be something
Baru aja dengerin lagu ini di Youtube…
…langsung jatuh cinta
“I Won’t Give Up”
Jason Mraz
Hmmmm … Hmmmm … Hmmmm … Hmmm …
When I look into your eyes
It’s like watching the night sky
Or a beautiful sunrise
So much they hold
And just like them old stars
I see that you’ve come so far
To be right where you are
How old is your soul?
I won’t give up on us
Even if the skies get rough
I’m giving you all my love
I’m still looking up
And when you’re needing your space
To do some navigating
I’ll be here patiently waiting
To see what you find
‘Cause even the stars they burn
Some even fall to the earth
We got a lot to learn
God knows we’re worth it
No I won’t give up
I don’t wanna be someone who walks away so easily
I’m here to stay and make the difference that I can make
Our differences they do a lot to teach us how to use
The tools, the skills we’ve got yeah we got a lot at stake
And in the end, you’re still my friend at least we didn’t tend
For us to work we didn’t break, we didn’t burn
We had to learn how to bend without the world caving in
I had to learn what I got, and what I’m not
And who I am
I won’t give up on us
Even if the skies get rough
I’m giving you all my love
I’m still looking up
So easy is our life
What’s mine is yours and yours mine
Hardly do we ever fight
We’d rather be kind
I won’t give up on us
Even if the skies get dark
I’m healing this broken heart
And I know I’m worth it
I won’t give up on us
God knows I’m tough, I am love
We got a lot to learn
God knows we’re worth it
No I won’t give up on us
God knows I’ve had enough
We got a lot to learn
And we’re, and we’re worth it
No I won’t give up
No I won’t give up
“Have you ever been in love?
Horrible isn’t it? It makes you so vulnerable.
It opens your chest and it opens up your heart and it means that someone can get inside you and mess you up.
You build up all these defenses, you build up a whole suit of armor, so that nothing can hurt you, then one stupid person, no different from any other stupid person, wanders into your stupid life… You give them a piece of you.
They didn’t ask for it.
They did something dumb one day, like kiss you or smile at you, and then your life isn’t your own anymore. Love takes hostages.
It gets inside you.
It eats you out and leaves you crying in the darkness, so simple a phrase like ‘maybe we should be just friends’ turns into a glass splinter working its way into your heart. It hurts.
Not just in the imagination.
Not just in the mind.
It’s a soul-hurt, a real gets-inside-you-and-rips-you-apart pain. I hate love.”
Verzonden vanaf mijn blackberry